DAFTAR ISI
Daftar
Isi………………………………………………………………………………………1
Kata
Pengantar………………………………………………………………………………...2
BAB
I Pendahuluan…………………………………………………………………………...3
1.
Latar Belakang……………………………………………………………………………...3
2.
Rumusan Masalah…………………………………………………………………………..4
3.
Tujuan Penulisan……………………………………………………………………………4
BAB
II Pembahasan……………………………………………………………………….…..5
BAB
III Penutup………………………………………………………………………………9
1.
Kesimpulan………………………………………………………………………………….9
2.
Saran………………………………………………………………………………………...9
Daftar
Pustaka………………………………………………………………………………..10
KATA
PENGANTAR
Puji syukur kehadirat ALLAH SWT, yang telah senantiasa
melimpahkan Rahmat dan Hidayah-Nya sehingga penulis masih diberi kesempatan
untuk menyelesaikan Makalah ini. Tidak lupa saya ucapkan terimakasih kepada
Dosen Pembimbing dan teman teman yang telah memberikan dukungan
dalam meyelesaikan Makalah ini. Penulis menyadari betul sepenuhnya bahwa tanpa
bantuan diri berbagai pihak, makalah ini tidak akan terwujud dan masih jauh
dari sempurna, oleh karena itu dengan segala kerendahan hati penulis berharap
saran dan kritik demi perbaikan – perbaikan leih lanjut. Akhirnya penulis
berharap, semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi yang membutuhkan.
Semarang,
11 Desember 2017
Penulis
Andika
Rahmadi Saputra
BAB I
PENDAHULUAN
Sistem informasi
manajemen telah ada jauh sebelum teknologi informasi yang berbasiskan komputer
hadir. Akan tetapi dengan adanya komputer sebagai salah satu bentuk revolusi
dalam teknologi informasi, komputer telah dengan menakjubkan mampu
memproses data secara cepat dan akurat bahkan menyajikan informasi yang
sekiranya dilakukan secara menual tanpa bantuan komputer memerlukan waktu
berhari-hari bahkan berminggu-minggu
Dalam kenyataannya Peran Sistem Informasi Manajemen akan
lebih terasa bagi perusahaan-perusahaan besar. Bagi perusahaan-perusahaan
besar, kebutuhan untuk mengumpulkan data dan informasi secara skala besar dan
dalam waktu yang cepat lebih dirasakan kepentinganya berbanding dengan
perusahaan-perusahaan menengah apalagi kecil. Oleh karena itu, dalam
aplikasinnnya, suatu perusahaan perlu menimbang-nimbang kepentingan penggunaan
system informasi ini diantaranya berdasarkan dari skala perusahaan, jumlah
tenaga kerja, pola komunikasi serta jaringan perusahaan dalam dunia bisnis
dalam lingkungannya.
Sistem informasi intelijen secara otomatis bertugas mencari
dan menganalisis informasi tentang lingkungan sosial, politik, hukum, peraturan
perundangan dan ekonomi dari satu atau lebih negara disamping juga tentang
kesehatan dan prospek masa depan industri dimana perusahaan bersangkutan
merupakan bagian didalamnya serta juga tentang pesaingnya.
Sistem informasi intelijen akan memberikan informasi perencanaan yang para manajer tidak menerima dari sumber lain.
Sistem informasi intelijen akan memberikan informasi perencanaan yang para manajer tidak menerima dari sumber lain.
Intelijen di Indonesia belum sepenuhnya mendapatkan posisi
yang tepat, baik dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Belum
tepatnya posisi intelijen dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan
bernegara, Beragamnya persepsi masyarakat terhadap intelijen, tentu saja akan
berpengaruh terhadap sikap dan perilakunya aparat intelijen dalam melaksanakan
tugasnya. Sikap dan perilaku masyarakat terhadap intelijen yang diwujudkan
dalam bentuk sinisme, cacian dan cercaan, sehingga bisa kita jadikan motivasi
untuk meluruskan dan menempatkan intelijen pada posisi yang seharusnya.
Untuk mengumpulkan informasi, perlu diingat bahwa dalam
manajemen sekuriti, intelijen merupakan salah satu unsur dalam sebuah struktur
sistem, sehingga sistem adalah bukan pekerjaan individu tetapi kerjasama team.
Dalam melakukan evaluasi atau kajian ulang terhadap sistem yang tengah berjalan
perubahan kebijakan tergantung dari input data atau informasi aktual dari
seorang intelijen.
Rumusan Masalah :
Berdasarkan latar belakang yang dipaparkan maka, rumusan
masalah yang terbentuk adalah sebagai berikut :
1. Definisi
Sistem Informasi Intelijen?
2. Darimana
sumber Sistem Informasi Intelijen ?
3. Apa
saja contoh Sistem Informasi Intelijen ?
4. Apa
saja Unsur pokok dalam Sistem Informasi Intelijen ?
5. Bagaimana
Keuntungan dari Sistem Informasi Intelijen ?
Tujuan Penulisan :
Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka dapat disusun
tujuan penulisan dari makalah ini sebagai berikut :
1. Mengetahui
Definisi Sistem Informasi Intelijen
2. Mengetahui
Sumber – Sumber Sistem Informasi Intelijen
3. Mengetahui
contoh dari Sistem Informasi Intelijen
4. Mengetahui
Unsur Pokok dalam Sistem Informasi Intelijen
5. Mengetahui
Keuntungan yang di dapat dari Sistem Informasi Manajemen
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Definisi
Sistem Informasi Intelijen
Intelijen adalah informasi yang dihargai atas ketepatan waktu dan
relevansinya, bukan detail dan keakuratannya, berbeda dengan “data”, yang
berupa informasi yang akurat atau “fakta” yang merupakan
informasi yang telah diverifikasi. Intelijen kadang disebut "data
aktif" atau "intelijen aktif", informasi ini biasanya
mengenai rencana, keputusan, dan kegiatan suatu pihak, yang penting
untuk ditindak-lanjuti atau dianggap berharga dari sudut pandang organisasi
pengumpul intelijen. Sehingga dapat disimpulkan bahwa intelijen merupakan pelaku
pengumpul informasi ini, baik sebuah dinas intelijen maupun seorang agen.
Sistem informasi intelijen secara
otomatis bertugas mencari dan menganalisis informasi tentang lingkungan sosial,
politik, hukum, peraturan perundangan dan ekonomi dari satu atau lebih negara
disamping juga tentang kesehatan dan prospek masa depan industri dimana
perusahaan bersangkutan merupakan bagian didalamnya serta juga tentang
pesaingnya.Sistem informasi intelijen akan memberikan informasi perencanaan
para manajer tidak menerima dari sumber lain.
Sebagai tambahan terhadap sistem penunjang keputusan
yang tradisional, teknik-teknik yang dikembangkan dalam intelijen buatan (artificial
intelligence) telah diadopsi untuk membuat sistem penunjang keputusan yang
intelijen. Sistem ini melibatkan sistem pakar berbasis aturan (rule-based)
atau sistem intelijen dengan menggunakan logika fuzzy, Jaringan
syaraf tiruan dan algoritma genetika. Turban (2005) mendefinisikan Sistem
Penunjang Keputusan Intelijen sebagai SPK yang melibatkan satu atau lebih dari
komponen-komponen suatu sistem pakar atauartificial intelligence technology.
Dengan komponen-komponen tersebut Sistem Penunjang Keputusan menjadi lebih
baik atau lebih intelijen.
B. Sumber
Sistem Informasi Intelijen
Untuk mendapatkan keterangan yang tepat bagi manajer maka
diperlukan taktik dan tekhnik dalam pengumpulan keterangan yang tepat. Taktik
dan tekhnik yang digunakan dapat dengan cara terbuka atau tertutup maupun
kombinasi yang disesuaikan dengan keadaan sasaran dan akses terhadap sasaran.
Taktik yang digunakan dalam penyelidikan yaitu observasi dan penelitian
sedangkan tekhnik penyelidikan meliputi matbar, wawancara, interogasi,
penjejakan, penyurupan,pengintaian,penyadapan.
Sumber keterangan bisa berasal dari satuan sendiri maupun
diluar satuan sendiri yang berpedoman kepada nilai kepercayaan terhadap sumber
keterangan maupun nilai kebenaran bahan keterangan yang dimiliki.
Sumber informasi intelijen :
1. Lembaga pemerintah.
Keterangan yang dapat diperoleh dari
lembaga pemerintah dapat berupa naskah, barang dan kegiatan misal
penggerebekan, pengepungan, dll
2. Asosiasi perdagangan industri
Dalam dunia perdagangan industri
terkandung berjuta-juta informasi yang dapat diperoleh sehingga menjadi salah
satu sumber bagi sistem informasi manajemen intelijen.
3. Perusahaan riset pasar swasta
Merupakan salah satu dari sumber
untuk sistem informais manajemen karena perusahaan riset pasar swasta dapat
memberikan informasi – informasi yang dibutuhkan.
4. Media massa
Media massa yang dimaksud bisa berupa Kaset, disket, film,
laporan-laporan dll.
5. Kajian khusus yang dilakukan
organisasi
Kajian yang dimaksud seperti HMI,
FPI, MMI atau nama organisasi terkait dengan hal yang diselidiki.
C. Contoh
Sistem Informasi Intelijen
Dalam melaksanakan kegiatan yang bersifat pengumpulan bahan
keterangan, maka diperlukan wujud kesatuan yang mampu mengelola
segala sumber daya yang ada, sehingga manifestasinya berupa
sebuah organisasi yang mampu mengelola setiap unsurnya, yaitu manusia,
metode dan material serta anggaran. Dengan demikian dapat diwujudkan dengan
membentuk organisasi yang mampu menyelenggarakan tugas – tugas intelijen secara
profesional.
Contoh:
-
POLRI (Kepolisian
Negara Republik Indonesia)
POLRI mempunyai Badan Intelijen
Keamanan (BIK POLRI) yang mempunyai core kegiatan aspek keamanan,
-
TNI (Tentara
Nasional Republik Indonesia)
TNI mempunyai Badan Intelijen
Strategis (BAIS TNI) yang mempunyai core kegiatan aspek pertahanan. Begitu pula
dengan lembaga intelijen di departemen lain sesuai dengan aspek masing –
masing.
-
Kajian
Intelijen Strategis Universitas Indonesia (Post Graduate / Pasca Sarjana /
S2) Dipersiapkan untuk mencetak ahli / pakar intelijen secara strategis.
D.
Unsur Pokok Yang Terdapat Dalam Sistem Informasi Intelijen
Sistem intelijen dapat memberikan banyak keuntungan bagi
suatu perusahaan atau lembaga. Sekarang ini tidak hanya perusahaan besar yang
memiliki sistem intelijen banyak perusahaan kecil yang juga mempunyai.
Unsur pokok dalam informasi
intelijen :
1. Profil keperluan informasi dari manajer
2. Sistem penggalian informasi manajemen
3. Sistem pengkodean dan penyimpanan.
4. Sistem analisis data
5. Kajian khusus
6. Sistem pelaporan
7. Pedoman penghapusan data.
E.
Keuntungan Sistem Informasi Intelijen
Sistem intelijen dapat memberikan
banyak keuntungan bagi suatu perusahaan atau lembaga. Sekarang ini tidak hanya
perusahaan besar yang memiliki sistem intelijen banyak perusahaan kecil yang
juga mempunyainya.
Sistem Intelijen mempunyai keuntungan yang satu dengan yang
lainnya tidak dapat dipisahkan yakni:
- peran intelijen sebagai pengetahuan/bahan
keterangan yaitu bahan keterangan yang sudah diolah untuk disajikan kepada
pimpinan atau manajer, sehingga dapat mengambil keputusan yang tepat bagi
organisasi/satuan.
- peran Intelijen sebagai kegiatan yaitu
segala usaha, pekerjaan, kegiatan dan tindakan dibidang intelijen meliputi perencanaan,
persiapan dan pelaksanaan kegiatan penyelidikan, pengamanan dan penggalangan
dalam rangka pelaksanaan fungsi intelijen.
- peran intelijen sebagi badan/organisasi
yaitu satuan/organisasi intelijen yang disusun, dilengkapi dan dibekali secara
khusus untuk pelaksanaan dan penyelenggaraan intelijen dalam rangka mendukung
tujuan.
- peran intelijen bagi manajer untuk
memperoleh informasi sehari-hari mengenai perkembangan yang berkaitan dengan
lingkungan pemasaran.
BAB
III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan diatas maka dapat disimpulkan sebagai
berikut :
1. Intelijen adalah
informasi yang dihargai atas ketepatan waktu dan relevansinya, bukan
detail dan keakuratannya, berbeda dengan “data”, yang berupa informasi
yang akurat atau “fakta" yang merupakan informasi yang
telah diverifikasi. Intelijen kadang disebut "data aktif" atau
"intelijen aktif", informasi ini biasanya
mengenairencana, keputusan, dan kegiatan suatu pihak, yang penting untuk
ditindak-lanjuti atau dianggap berharga dari sudut pandang organisasi pengumpul
intelijen.
2. Sumber sistem informasi manajemen intelijen
antara lain dari Lembaga Pemerintah, Asosiasi erdagangan
Industri, Perusahaan riset pasar swasta, Media massa, Kajian
Khusus yang dilakukan Organisasi.
3. Contoh dari sistem informasi manajemen
intelijensi antara lain Polri, TNI, Kajian Intelijen Strategis Universitas
Indonesia.
4. Unsur pokok dalam sistem intelijensi
adalah Profil keperluan informasi dari manajer, ,Sistem
penggalian informasi manajemen, Sistem pengkodean dan penyimpanan, Sistem
Analisis data, Kajian Khusus, Sistem Pelaporan, Pedoman
penghapusan Data.
5. Sistem intelijen dapat memberikan
banyak keuntungan bagi suatu perusahaan atau lembaga. Sekarang ini tidak hanya
perusahaan besar yang memiliki sistem intelijen banyak perusahaan kecil yang
juga mempunyainya.
B. Saran
Menyadari bahwa penulis masih jauh dari kata sempurna,
kedepannya penulis akan lebih fokus dan details dalam menjelaskan tentang
makalah di atas dengan sumber - sumber yang lebih banyak yang tentunya dapat di
pertanggung jawabkan.
Daftar
Pustaka
http://belajartanpabuku.blogspot.co.id/2013/03/sistem-informasi-intelijen.html
https://felix3utama.wordpress.com/tag/definisi-sistem-informasi-manajemen
Komentar
Posting Komentar